Rabu, 26 Maret 2014

HTML5



HTML5

           

HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997 dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.

Sejarah
Kelompok Kerja Teknologi Aplikasi Web Hyperteks (Web Hypertext Application Technology Working Group, WHATWG) mulai membuat standar baru ini pada tahun 2004 ketika Konsortium W3C sedang fokus pada pengembangan XHTML 2.0 di masa depan, sementara HTML 4.01 belum pernah diperbarui sejak tahun 2000. Sejak tahun 2009, W3C dan WHATWG bekerja sama dalam pengembangan HTML5 setelah W3C mengakhiri Kelompok Kerja Pengembangan XHTML 2.0.
Meskipun HTML5 telah dikenal luas oleh para pengembang web sejak lama, HTML5 baru mencuat pada April 2010 setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan HTML5, "Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau menyaksikan konten apapun di web."

Proses standardisasi W3C
Kelompok kerja untuk teknologi aplikasi web hypertext (WHATWG) mulai menspesifikasikan HTML5 pada bulan juni 2004 dengan nama Web Applications 1.0., hingga pada bulan maret 2010 spesifikasi ini masuk ke bagian draft standar di WHATWG, dan ke dalam bagian pengurusan draft di W3C. Ian Hickson mewakili Google ,Inc menjadi editor HTML5.
Pada tahun 2007 Spesifikasi HTML5 diadopsi sebagai pekerjaan permulaan untuk grup baru yang mengurus HTML di World Wide Web Consorsium (W3C). Grup ini pertama kali mempublikasikan hasil draft pekerjaan pertama mereka pada tanggal 22 januari 2008.[7] Spesifikasi ini berstatus dalam tahap pengerjaan, dan diperkirakan akan tetap demikian selama bertahun-tahun, meskipun sebagian dari HTML5 sudah dalam tahap penyelesaian dan diimplementasikan pada penjelajah web sebelum keseluruhan spesifikasinya mencapai status rekomendasi final.
Berdasarkan pada jadwal kerja W3C, HTML5 diperkirakan menjadi kandidat rekomendasi pada akhir tahun 2010. Namun, publikasi pertama draft HTML 5 meleset selama 8 bulan. Permintaan dokumen terakhir dan tahap kandidat rekomendasi diharapkan dapat dicapai pada tahun 2008, tetapi hingga bulan Juli 2010 HTML 5 masih dalam tahapan draft pengerjaan di W3C. WHATWG telah meminta penyelesaian terakhir untuk HTML5 sejak bulan oktober tahun 2009.
Editor HTML5, Ian Hickson, berharap spesifikasi HTML5 dapat mencapai tahap kandidat rekomendasi pada tahun 2012. Kriteria di W3C agar sebuah spesifikasi dapat berstatus - Direkomendasikan - adalah "yang kedua: 100% selesai dan penerapannya dapat dilakukan pada dua atau lebih sistem yang berbeda". Pada wawancaranya dengan TechRepublic, Hickson memperkirakan hal ini baru akan terjadi pada tahun 2022 atau setelahnya. Meski demikian, banyak bagian dari spesifikasi sudah stabil dan telah dapat diterapkan pada produk.

Markup
Pada HTML 5 diperkenalkan beberapa elemen baru dan atribut yang merefleksikan tipikal penggunaan website modern. Beberapa diantaranya adalah pergantian yang bersifat semantik pada blok yang umum digunakan: yaitu elemen (<div>) dan inline (<span>), sebagai contoh (<span>) (sebagai blok navigasi website) dan <footer> (biasanya dikaitkan pada bagian bawah suatu website atau baris terakhir dari kode html). Banyak elemen lain yang memberikan kegunaan baru melalui antar muka yang telah distandarkan, seperti elemen multimedia <audio> dan <video>. Beberapa elemen yang telah ditinggalkan juga ditiadakan, termasuk elemen presentasi semata seperti <font> dan <center>, yang sebenarnya dapat dikerjakan menggunakan Cascading Style Sheet (CSS).



API baru
Untuk menambah keluwesan pemformatan, pada HTML5 telah dispesifikasikan pengkodean application programming interfaces (APIs). antarmuka document object model (DOM) yang ada dikembangkan dan fitur de facto didokumentasikan. Beberapa APIs terbaru pada HTML5 antara lain:
·         Elemen canvas, sebagai mode untuk menggambar object dua dimensi (2D). Lihat spesifikasi 1.0 untuk canvas 2D.
·         Timed media playback.
·         Media penyimpanan luring (aplikasi web luring). Lihat Web Storage
·         Penyuntingan dokumen
·         Drag and Drop
·         Cross-document messaging
·         Manajemen sejarah kunjungan penjelajah web
·         Tipe MIME dan penanggung jawab protokol registrasi.
Tidak semua teknologi di atas dimasukkan pada spesifikasi HTML5 W3C, meski teknologi tersebut telah termaktub dalam spesifikasi milik WHATWG HTML. Beberapa teknologi yang juga terkait namun tidak dijadikan bagian dalam spesifikasi HTML5 W3C dan WHATWG HTML5 adalah :
·         Geolocation
·         Web SQL Database, media penyimpanan database lokal.
·         API Database terindeks, mode penyimpanan hierarkis key-value (WebSimpleDB).
·         Web Speech API

Perbedaan dengan HTML 4.01 dan XHTML 1.x
Berikut disajikan beberapa contoh perbedaan yang spesifik.
·         Aturan baru saat melakukan parsing berorientasi pada towards dan kompatibilitas; tidak berbasis pada SGML
·         Kemampuan untuk mendukung format SVG dan MathML pada text/html
·         Elemen baru: article, aside, audio, canvas, command, datalist, details, embed, figcaption, figure, footer, header, hgroup, keygen, mark, meter, nav, output, progress, rp, rt, ruby, section, source, summary, time, video, wbr
·         Tipe baru pada kontrol form : dates and times, email, url, search, color[24]
·         Atribut baru: ping (pada elemen a and area), charset (pada meta), async (pada script)
·         Atribut global (atribut berikut dapat diterapkan pada setiap elemen html) : id, tabindex, hidden, data-* (atribut data kustom)
·         Selain dapat bernilai GET atau POST, elemen attribut <form> kini telah mendukung nilai PUT dan DELETE. (Sebagai contoh kasus lihat Representational State Transfer)
·         Elemen yang telah deprecated secara bersamaan akan dihapus: acronym, applet, basefont, big, center, dir, font, frame, frameset, isindex, noframes, s, strike, tt, u
Kunjungi dev.w3.org untuk melihat pembaharuan draft terkini antara HTML5 dan HTML4, tautan ini menyediakan secara lengkap berbagai daftar tambahan, penghapusan, dan perubahan yang terjadi di dalam spesifikasi HTML5.

Penanganan kesalahan
Sebuah peramban web HTML5 (text/html) akan fleksiblel dalam menangani kesalahan sintaks. HTML5 telah didesain agar peramban web lama dapat dengan aman mengabaikan konstruksi HTML5 yang baru. Perbedaan mendasar dengan HTML 4.01 adalah spesifikasi HTML5 memberikan aturan detail untuk meleksikalkan dan memparsing sebagai persyaratan agar berbagai peramban web tetap memberikan hasil yang sama saat terjadi kesalahan sintaks. Meskipun HTML5 telah memiliki perilaku konsisten untuk menangani dokumen-dokumen "Tag Soup", dokumen seperti ini tidak dapat dikatakan telah memenuhi standar HTML5.

Logo HTML5
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/61/HTML5_logo_and_wordmark.svg/120px-HTML5_logo_and_wordmark.svg.png

Logo resmi HTML5 oleh W3C
Pada 18 Januari 2011, W3C memperkenalkan sebuah logo untuk representasi penggunaan dan tujuan HTML5. Tidak seperti logo lain yang sebelumnya telah diperkenalkan W3C, logo ini tidak mengisyaratkan validitas atau kesesuaian terhadap standar tertentu. Logo ini menjadi logo resmi sejak 1 April 2011.
Saat logo ini pertama kali diperkenalkan ke muka publik, W3C menyatakan logo HTML5 ini sebagai sebuah "identitas visual secara umum bagi kumpulan berbagai teknologi open web, termasuk HTML5 CSS, SVG, WOFF, dan lainnya." Beberapa pendukung standar web, termasuk Proyek Standar Web (The Web Standards Project), mengkritik definisi "HTML5" sebagai istilah umum, terutama bahwa terjadi pengaburan terminologi dan potensi munculnya miskomunikasi. Tiga hari kemudian, W3C menanggapi umpan balik komunitas dengan mengubah definisi logo ini, yakni dengan menghapus bagian kesertaan berbagai teknologi terkait. W3C lantas menyatakan logo ini "representasi HTML5, si batu penjuru dari berbagai Aplikasi Web modern.

Kode-kode HTML5

HTML5 adalah versi terbaru dari Hypertext Markup Language, sebenarnya tediri dari tiga jenis kode: HTML, yang membangun struktur, Cascading Style Sheets (CSS), yang memberi sentuhan tampilan, dan JavaScript, yang membuat sesuatu terjadi. HTML5 didesain untuk memberikan hampir semua yang Anda ingin lakukan secara online tanpa memerlukan software tambahan seperti plugin browser. Baik applikasi , game, musik, responsive website dan movie bahkan Anda dapat membangun aplikasi yang sangat rumit bekerja dibrowser Anda dengan HTML 5. Fitur baru seperti video playback dan fungsi drag-and-drop yang sebelumnya tergantung pada pihak ketiga browser plug-in seperti Adobe Flash, Microsoft Silverlight, dan Google Gears.
HTML5 memperkenalkan sejumlah elemen dan atribut baru yang membantu dalam membangun website modern. Berikut ini adalah fitur yang terpenting diperkenalkan pada HTML5:
  • New Semantic Elements: Ini seperti pada elemen <header>, <footer>, and <section>.
  • Forms 2.0: Perbaikan form web HTML di mana atribut baru telah diperkenalkan tag <input>.
  • Persistent Local Storage: Untuk menghilangkan ketergantungan pada plugin pihak ketiga.
  • WebSocket: Sebuah generasi teknologi terbaru komunikasi dua arah untuk aplikasi web.
  • Server-Sent Events: memperkenalkan even yang mengalir dari web server ke web browser yang disebut Server-Sent Events (SSE).
  • Canvas: Ini mendukung gambar dua dimensi surface yang dapat diprogram dengan JavaScript.
  • Audio & Video: Anda dapat menanamkan/embed audio atau video pada halaman web Anda tanpa menggunakan plugin pihak ketiga.
  • Geolocation: Pengunjung dapat memilih untuk berbagi lokasi fisik mereka dengan aplikasi web Anda..
  • Microdata: Ini memungkinkan Anda membuat kosakata Anda sendiri di luar HTML5 dan memperluas halaman web Anda dengan kostum semantics.
  • Drag and drop: Drag dan drop item dari satu lokasi ke lokasi lain pada halaman web yang sama.

 

Doctype

HTML5 memerlukan DOCTYPE yang ditentukan untuk memastikan bahwa browser merender atau membaca halaman situs dalam mode standar. Deklarasi DOCTYPE untuk sintaks HTML dan bersifat case-sensitive, <DOCTYPE html!>. Doctypes dari versi sebelumnya dari HTML lebih panjang karena masih berbasis SGML dan karena itu diperlukan suatu referensi untuk DTD. Dengan HTML5 ini tidak lagi digunakan dan browser hanya memerlukan syntax yang lebih sederhana, <DOCTYPE html!>.
HTML5 DOCTYPE
<!DOCTYPE html>
Vesri HTML sebelumnya DOCTYPE menggunakan rerferensi DTD, seperti contoh ini:
HTML 4.01
<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN”
“http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd”>
XHTML 1.0
<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN”
“http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd”>

 

HTML5 Character Sets

Untuk menampilkan halaman HTML dengan benar, browser harus tahu apa Character Sets (charset) yang digunakan. Pada HTML 5 charset Anda dapat menggunakan elemen <meta> dengan atribut charset yang menentukan pengkodean.
Berikut adalah contoh sederhana:
<meta charset="UTF-8">
Contoh di atas dapat menggantikan pemakaian <meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=UTF-8″>meskipun sintaks tersebut masih diperbolehkan.


Contoh struktur dokumen HTML5 minimum:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <meta charset="utf-8">
   <title>...</title>
</head>
<body>
  <header>...</header>
  <nav>...</nav>
  <article>
    <section>
      ...
    </section>
  </article>
  <aside>...</aside>
  <footer>...</footer>
</body>
</html>

 

Elemen-elemen Baru di HTML5:

  • Elemen <canvas> untuk menggambar 2D
  • Elemen <video> dan <audio> untuk media player
  • Support local storage
  • Konten spesifik elemen baru, seperti <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>
  • Kontrol form baru, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, search

Daftar lengkap elemen baru di HTML5
Tag
Description
<article>
Mendefinisikan sebuah artikel
<aside>
Mendefinisikan konten selain dari konten halaman/post
<audio>
Mendefinisikan konten audio
<canvas>
Digunakan untuk menggambar grafik, on the fly, melalui scripting (JavaScript biasanya)
<command>
Mendefinisikan tombol perintah untuk dapat memanggil
<details>
Mendefinisikan rincian tambahan bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
<datalist>
Menentukan daftar pilihan standar untuk kontrol input

Mendefinisikan sebuah wadah untuk aplikasi eksternal (non-HTML)
<header>
Mendefinisikan sebuah dokumen atau bagian header
<figure>
Menentukan konten mandiri
<footer>
Mendefinisikan sebuah dokumen atau bagian footer
<hgroup>
Groups heading (<h1> to <h6>) elemen
<mark>
Mendefinisikan teks yang ditandai / disorot
<output>
Mendefinisikan hasil penghitungan
<source>
Mendefinisikan beberapa sumber media untuk elemen media (<video> dan <audio>)
<summary>
Mendefinisikan sebuah visible heading untuk elemen <details>
<time>
Mendefinisikan tanggal / waktu
<video>
Mendefinisikan sebuah video atau film
<section>
Mendefinisikan bagian dalam dokumen


Daftar lengkap elemen yang tidak dipakai lagi (obsolete) di HTML5, antara lain:
Tag
Description
<acronym>
Mendefinisikan sebuah akronim
<basefont>
Menentukan warna standar, ukuran, dan font untuk semua teks dalam dokumen
<big>
Mendefinisikan ukuran teks besar
<center>
Mendefinisikan posisi teks dicenter
<dir>
Mendefinisikan direktori list
<font>
Mendefinisikan font, warna, dan ukuran untuk teks
<frame>
Mendefinisikan sebuah window (frame) dalam sebuah frameset
<frameset>
Mendefinisikan satu set frame
<strike>
Mendefinisikan teks strikethrough
<noframes>
Mendefinisikan sebuah konten alternatif bagi pengguna bahwa konten tidak mendukung frame
<applet>
Mendefinisikan sebuah applet embed

Juga elemen saperti <blink>, <marquee>, <multicol>, <tt> juga telah ditinggalkan penggunaanya di struktur HTML5.

Selain elemen-elemen diatas ada juga fitur “conforming” pada HTML5, seperti penggunaan attribut pada elemen tertentu. Attribut baru HTML 5 antara lain:
Tag
Description
draggable
Menentukan apakah suatu unsur adalah draggable atau tidak
contextmenu
Menentukan menu konteks untuk suatu elemen. Menu konteks muncul ketika pengguna mengklik kanan pada elemen
Hidden
Menentukan bahwa elemen belum, atau tidak lagi, relevan
spellcheck
Mendefinisikan posisi teks dicenter
dropzone
Mendefinisikan direktori list
contenteditable
Mendefinisikan font, warna, dan ukuran untuk teks
itemprop
Digunakan untuk group item

Pada HTML 5 penulisan atribut hanya dapat ditentukan pada tag awal dan tidak boleh digunakan dalam tag akhir. Atribut HTML5 adalah case sensitif dan dapat juga ditulis dalam huruf besar semua atau mix, akan tetapi konvensi yang paling umum adalah tetap menggunakan huruf kecil.
Berikut adalah contoh penulisan dari atribut HTML5 yang menggambarkan bagaimana untuk menandai sebuah elemen divdengan atribut class dengan menggunakan nilai “contoh“:
<div>...</div>
Sebuah fitur baru yang juga diperkenalkan di HTML 5 adalah penambahan atribut data kustom (Custom Attributes).
Sebuah atribut data kustom dimulai dengan data- dan akan diberi nama berdasarkan kebutuhan Anda. Berikut adalah contoh sederhana :
<div data-subject="physics" data-level="complex">
...
</div>
Contoh diatas adalah penulisan attribut yang valid HTML5 dengan dua atribut khusus yang disebut data-subjek dan data-level. Anda akan bisa mendapatkan nilai-nilai dari atribut dengan menggunakan JavaScript API atau CSS dengan cara yang sama seperti yang Anda gunakan untuk atribut standar.

Tag Dasar HTML
Komponen  dasar dari suatu dokumen HTML terdiri dari tag elemen HTML, HEAD dan BODY. Berikut ini adalah penjelasan dari Tag Elemen tersebut:
<html>
<head>
<title>TUGAS 2 </title>
</head>
<body>
tugas 2 mengenai Indonesia
</body>
</html>
 
1.      Tag pertama pada dokumen HTML diatas adalah: " <html>" tag ini merupakan awal dari suatu dokumen HTML, dan tag " </html>" merupakan akhir dari dokumen HTML. Isi keseluruhan dari suatu dokumen HTML selalu berada diantara tag <html>…</html>.
2.      Kemudian tag " <head>…</head>" (header) adalah informasi dari dokumen HTML. Informasi di dalam header meliputi: title, meta, style, script dll. Selain Title informasi di dalam header ini nantinya tidak akan di tampilkan di web browser.
3.      Tag berikutnya adalah " <title>…</title>" merupakan bagian dari Head, tag ini adalah sebagai Titel dari dokumen HTML, titel ini akan tampil di titel dan tab browser. Sebagai contoh sewaktu anda membuka file contoh diatas perhatikan akan muncul tulisan "Tugas 2".
4.      Tag "<body>…</body>" merupakan isi dari suatu dokumen HTML yang akan ditampilkan di web browser, yang terdiri dari berbagai macam format file berupa teks, grafik, link, animasi maupun audio-video (multimedia).
5.      Terdapat banyak kode kode dasar tertentu untuk mendukung pembuatan halaman web seperti: 
·         Tag untuk mengubah atau mengedit text dalam sebuah dokumen HTML 5
1.       <b> </b> untuk membuat huruf menjadi tebal atau bold
2.       <i> </i> untuk membuat huruf menjadi miring atau italic
3.       <u> </u> untuk membuat huruf menjadi bergaris bawah atau underline
·         Tag  untuk mengatur paragraf:
1.      <p> </p> ini untuk membuat paragraph
2.       <br> untuk membuat baris baru
3.      <center></center> untuk membuat tulisan menjadi ditengah atau center
·         Tag membuat bullets dan numbering
1.       <ul></ul> ini untuk membuat bullets
2.       <ol></ol>ini  untuk membuat numbering
3.       <li></li> ini bagian dari tag ul ataupun il
·         Tag untuk mengubah-ubah warna pada text :
1.      <FONT SIZE=”text” COLOR=”text” FACE=”text”>text</FONT>.
Keterangan, SIZE untuk mengubah ukuran huruf , COLOR untuk mengubah warna, lalu FACE untuk mengubah jenis huruf.

Alasan-alasan menggunakan html 5
Berikut ini alasan-alasan menggunakan html 5:
1.      Accessibility
HTML5 membuat situs mudah diakses karena dua alasan utama: semantik dan ARIA. Tag Baru (beberapa) untuk HTML pos seperti <header>, <footer>, <nav>, <section>, <aside>, dll memungkinkan browser untuk mengakses konten dengan mudah. Sebelumnya, kita hanya menentukan hal tersebut dengan tag <div> dan menggunakan atribut id ataupun class. Dengan tag html5 yang baru browser dapat memeriksa dokumen HTML dengan lebih baik.
ARIA adalah spesifikasi W3C yang mempunyai peran spesifik dalam mengatur elemen-elemen dalam dokumen HTML. Untuk lebih dalam diskusi mendalam tentang HTML5 dan ARIA silahkan kunjungi url WAI ini.
2.      Video and Audio Support
HTML5 membuat video dan audio anda benar-benar diakses dengan tag <video> dan tag <audio>.  Tag video dan audio ini dibuat hampir sama dengan tag untuk image/gambar yaitu :<video src=”url”/>.  Tapi bagaimana dengan semua parameter seperti tinggi, lebar dan autoplay? Jangan khawatir sobat, kita tinggal mendefinisikan atribut-atribut dalam tag seperti halnya elemen HTML lainnya : <video src=”url” width=”640px” height=”380px” autoplay/>.
 
Kelebihan HTML 5
1.      Merupakan bahasa penkodean yang lintas platform (cross platform), maksudnya HTML dapat digunakan pada berbagai jenis mesin komputer yang berbeda dan berbagai macam sistem operasi yang berbeda. Jadi bersifat fleksibel karena ditulis cukup dengan menggunakan editor karakter ASCII.
2.      Dapat disisipi gambar baik gambar statis atau dinamis (animasi) termasuk menggunakan gambar untuk dijadikan hyperlink.
3.      Dapat disisipi animasi berupa Java Applet atau file-file animasi dari Macromedia Flash atau Macromedia Shockwave (untuk keperluan ini, browser harus memiliki plug-in khusus untuk menjalankan file-file animasi ini).
4.      Lebih simple
Pembaharuan pada HTML 5 memudahkan kalangan web developer untuk membuat halaman HTML karena tag yang digunakan menjadi lebih singkat. Beberapa pembaharuan tersebut antara lain:
·         Doctype yang lebih simple
Pada HTML versi sebelumnya, doctype yang digunakan untuk mendefinisikan tipe versi.
·         Charset yang lebih simple
Pada HTML 5, cukup ditulis Atribut “type” tidak lagi diperlukan untuk link CSS dan javascript.


5.      Lebih rapi dan terstruktur
Dengan markup baru, layout di HTML 5 menjadi lebih rapi dan lebih bermakna. Pengunaan tag-tag layout baru dan lainnya lebih deskriptif dibandingkan dengan berbagai ID maupun class.
6.      Mengurangi penggunaan plugin
HTML 5 menyediakan dukungan terhadap fitur-fitur yang sebelumnya memerlukan plugin, seperti video, audio, penggambaran, dan socket. Sehingga untuk memutar video dari web, plugin seperti adobe flash player tidak lagi dibutuhkan.
7.      Penyimpanan data yang lebih baik
Penyimpanan data sementara di browser seperti ketika mememasukkan item ke keranjang belanja ketika berbelanja online, pada umumnya menggunakan cookies. Namun cookies ternyata mempunyai kelemahan, yaitu kapasitas yang kecil dan informasi selalu disimpan di header HTTP request. Hal ini berarti cookies selalu berada dalam lalu lintas request web browser ke server, bahkan ketika informasi di cookies tidak perlu dikirim ke server. Dengan web storage kelemahan tersebut dapat diatasi. Web storage memiliki kapasitas penyimpanan yang besar dan informasi disimpan secara lokal di web browser.

Kekurangan HTML 5
1.       Menghasilkan halaman yang statis, untuk memperoleh halaman yang dinamis harus menggunakan bahasa pemrograman tertentu seperti Javascript  dan animasi seperti Flash.
2.       Memiliki tag-tag yang begitu banyak sehingga susah dipelajari untuk yang masih awam.
3.       Tidak dapat menghasilkan halaman yang interaktif. 

Selain kelebihan dan kekurangan di atas, HTML 5 juga memiliki elemen-elemen dan atribut baru serta javascript API yang memperkaya fitur sebuah aplikasi web. Bahkan, game pun dapat dibuat dengan bermodalkan HTML 5, CSS, dan Javascript. Untuk itu, tidak heran mengapa perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft, Apple, Mozilla, Google, Facebook, dan perusahaan besar lainnya telah mendukung HTML 5 sebagai web masa depan. Jadi, bagi anda yang sudah ataupun ingin berkecimpung di dunia web, tidak ada salahnya mempelajari HTML 5.

               http://deaalifa94.blogspot.com/2012/11/langkah-langkah-membuat-html-5.html



Download file di sini:
HTML5(.pdf)
Link:
Dosen: Nanang Suryadi
Kelas: E-Commerce BB
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar